NEWS:

  • Inovasi Nanomaterial Hadirkan Air Bersih Untuk Mendukung Desa Wisata Pela
  • Jasa Raharja Perkuat Ekosistem Pelayanan melalui Sinergi dengan Pemprov dan Polda Jambi 
  • Jasa Raharja Perkuat Ekosistem Pelayanan melalui Sinergi dengan Pemprov dan Polda Jambi 
  • Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan di Hari Anak Nasional
  • Pertumbuhan Kinerja Perkuat Layanan Jasa Raharja bagi Masyarakat

Kutai Kartanegara - Upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan terus dilakukan di Desa Wisata Pela, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara. Tim pengabdian kepada masyarakat, yang dipimpin oleh St. Fatimah, S.Pd., M.Si., melaksanakan program bertajuk “Penguatan Desa Wisata Pela melalui Penerapan Teknologi Penjernih Air Ramah Lingkungan Berbasis Nanomaterial untuk Peningkatan Kesehatan dan Perekonomian Masyarakat Lokal.”

Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa dengan menggandeng Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pela serta masyarakat setempat. Program difokuskan pada pengenalan dan penerapan teknologi penjernih air berbasis nanomaterial sebagai solusi atas kebutuhan akan air bersih yang aman, ramah lingkungan, dan mudah diterapkan oleh masyarakat. Nanomaterial yang digunakan dari partikel Polyvinylidene Fluoride (PVDF) dan karbon aktif yang terdapat dalam penyaring untuk menjernihkan dan mengabsorbsi asam humat dan asam fulvat yang terkandung dalam air ledeng Desa Pela. Peserta memperoleh materi mengenai pentingnya menjaga kualitas sumber air, pengenalan dan pengoperasian alat penjernih air berbasis nanomaterial, serta cara perawatan agar alat dapat digunakan dalam jangka panjang. Teknologi ini diharapkan menjadi alternatif pengolahan air yang sederhana namun memiliki kinerja tinggi serta dapat mendukung aktivitas masyarakat maupun sektor pariwisata. Alat penjernih air ini kemudian diserahkan kepada masyarakat sebagai sarana yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Photo: Sosialisasi Teknologi Penjernih Air Berbasis Nanomaterial

St. Fatimah, S.Pd., M.Si., selaku ketua tim pengabdian, menjelaskan bahwa Desa Wisata Pela memiliki potensi wisata yang sangat besar, sehingga ketersediaan air bersih menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kenyamanan wisatawan maupun kualitas hidup masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan teknologi tepat guna berbasis hasil penelitian untuk memenuhi kebutuhan air bersih sekaligus mendukung pengembangan Desa Wisata Pela sebagai destinasi wisata yang sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ph

Photo: Pemasangan dan Uji Coba Alat Penjernih Air

Pokdarwis dan masyarakat Desa Pela menyambut baik kegiatan ini dan berharap kerja sama dengan perguruan tinggi dapat terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi selama sesi penyuluhan, diskusi, hingga demonstrasi penggunaan alat. Warga juga menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai pemeliharaan alat, efektivitas penyaringan, serta peluang pengembangan teknologi tersebut di lingkungan sekitar. Kehadiran teknologi penjernih air diharapkan tidak hanya meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih, tetapi juga memperkuat citra Desa Wisata Pela sebagai kawasan wisata yang peduli terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan kelompok masyarakat, program pengabdian ini menjadi langkah nyata dalam mengimplementasikan hasil riset untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Ke depannya, inovasi berbasis nanomaterial diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan desa wisata yang berkelanjutan.

Warta Kaltim@2026-Jul

WARTA TERKAIT

WARTA UPDATE