NEWS:

  • Digitalisasi Pelayanan Jadi Kunci Jasa Raharja Hadir Lebih Cepat bagi Korban Kecelakaan
  • Saksikan Penandatanganan PKB Jasa Raharja dan Serikat Pekerja, Menaker Titip Tiga Agenda Strategis
  • Hetifah Berkolaborasi dengan STIKSAM Bahas Inovasi Digital di Dunia Kesehatan
  • Jasa Raharja Gelar Donor Darah untuk Memperingati HUT Jakarta ke-499, Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
  • UNMUL Galang Dukungan Lintas Sektor, Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Kian Dekat Menuju Status Nasional

SamarindaKoalisi Kependudukan Indonesia (KKI) Kalimantan Timur memperkuat langkah kolaboratifnya dengan melakukan kunjungan resmi ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mendukung suksesnya Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) serta memperluas kerja sama strategis dalam isu-isu kependudukan dan pembangunan daerah. Selasa (19/05/2026)

KKI Kaltim Tegaskan Komitmen Berkontribusi pada Peningkatan Kualitas Kependudukan

Ketua KKI Kaltim, Siswanto, S.Pd., M.Kes, hadir bersama jajaran pengurus: Syahrul Umar, Jumran, Sarifudin, dan Muhammad Habibi. Dalam pertemuan tersebut, Siswanto menegaskan bahwa KKI Kaltim siap menjadi mitra strategis BPS Kaltim dalam memperkuat literasi kependudukan dan mendukung kebijakan berbasis data.

“Kami dari KKI Kaltim mendorong kolaborasi untuk ikut aktif memberikan pemikiran dan solusi terkait masalah kependudukan serta peningkatan kualitas penduduk melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat,” ujar Siswanto.

Menurutnya, tantangan kependudukan di Kalimantan Timur membutuhkan pendekatan kolaboratif lintas lembaga agar kebijakan yang dihasilkan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

BPS Kaltim Apresiasi Kunjungan dan Buka Peluang Kolaborasi

KKI BPS KAltim 2Kepala Perwakilan BPS Kaltim, Mas’ud Rifai, SST., M.M, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai pertemuan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga ruang strategis untuk bertukar pandangan mengenai isu-isu lokal yang berkembang di Kalimantan Timur.

“Pertemuan ini bagian dari sharing terkait isu kependudukan di Kaltim. Ke depan, BPS dan KKI bisa berkolaborasi membuat kebijakan strategis berbasis data,” ungkapnya.

Mas’ud Rifai menjelaskan bahwa tahapan Sensus Ekonomi 2026 telah memasuki fase awal. Pendataan saat ini difokuskan pada sektor industri dan usaha besar, sebelum nantinya petugas lapangan turun langsung ke seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kalimantan Timur.

Sinergi KKI–BPS: Kolaborasi untuk Data dan Kebijakan yang Lebih Kuat

Pertemuan ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara KKI Kaltim dan BPS Kaltim, terutama dalam penguatan literasi statistik dan kependudukan, Riset bersama isu kependudukan dan pembangunan daerah. Penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis data, Program edukasi dan pengabdian masyarakat. 

KKI Kaltim menegaskan kesiapannya untuk mendukung BPS dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya sensus dan data statistik sebagai dasar kebijakan  pembangunan terutama pembangunan Kependudukan.

Komitmen Bersama untuk Kaltim yang Lebih Maju

Melalui koordinasi ini, KKI Kaltim dan BPS Kaltim menegaskan komitmen bersama untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 sebagai fondasi penting dalam perencanaan pembangunan ekonomi dan sosial di Kalimantan Timur. Kolaborasi keduanya diharapkan mampu menghadirkan data yang lebih akurat, kebijakan yang lebih tepat sasaran, serta peningkatan kualitas penduduk di masa mendatang.

KKI bps BAWAH
Warta Kaltim@2025-Jul

WARTA TERKAIT

WARTA UPDATE

« »