NEWS:

  • Dukung Mudik Aman dan Berkeselamatan bagi Masyarakat, Jasa Raharja Survey Kesiapan Operasi Ketupat 2026 di DIY dan Jawa Tengah
  • Wujud Negara Hadir, Jasa Raharja Memberi Perlindungan Korban Kecelakaan Rp3,22 Triliun Sepanjang 2025
  • Peneliti FEB Unmul Bedah Dampak SAK Enititas Privat:  Transparansi dan Modernisasi Koperasi di Kecamatan Longikis, Kabupaten Paser
  • PKBI Kaltim Gelar Syukuran 68 Tahun Berdiri: Gelorakan Semangat Kerelawanan, Kepeloporan, Kemandirian
  • Esselon II dan III Pemprov Kaltim di Rombak Rudy Mas’ud. Ini Daftar Jajaran Eselon Pejabat Baru yang Dilantik

Samarinda. Ketua Dewan Pendidikan Kota Samarinda, Siti Qomariah menjelaskan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) perlu Kurikulum Penguatan Mental Petarung berisi tentang kepemimpinan (Leadership) dan kewirausahaan (entrepreneurship).

“Kita di Kalimantan Timur saat ini mengandalkan Sumber daya Alam (SDA). Pertambangan yang besar di Kaltim ini membentuk Karakter Masyarakat, SDA suatu saat habis. Dengan kehadiran IKN maka perlu adanya kurikulum Penguatan Mental Petarung, agar melahirkan insan yang berani bertarung atau kompetisi di bidang Ekonomi, Sosial dan Politik dan lainnya” Hal ini disampakan dalam wawancara rumah siti Qomariah Jl. Eri Suparjan Sempaja Samarinda (23/11/2022).

Siti Qomaraih sosok tokoh perempuan di Kaltim yang pernah 10 Tahun menjadi Anggota DPRD Kaltim (Tahun 2008 hingga 2019), juga aktif di Organisasi Aisyiyah, menjelaskan Pendidikan di Kaltim yang juga di dukung Otoritas IKN dan Pusat sebagai satu sistem menciptakan peningkatan mental petarung di peserta didik dalam semua Sektor Kehidupan, Kurikulum ini dirancang melibatkan psikolog.

“Warga Kalimantan Timur harus berani ambil peran dalam semua sektor kehidupan, bukan memerankan sebatas sebagai pendorong tapi memiliki jiwa petarung ini harus dimulai di tanamkan di pendidikan di Kaltim dengan di adanya kurikulum yang berbasis kedaerahan, karena setiap daerah berbeda karakternya, penting ada Kurikulum Penguatan Mental” tutur Siti Qomariah

“Untuk merancang Kurikulum ini perlu nantinya melibatkan Psikolog, ini dimulai pada usia dini, dari TK,SD,SMP. Masa ini masa pembentukan karakter. Menguatkan mental ini areanya penguatan kejiwaan Petarung (Kompetisi), Optimis dan Progresif, Kepemimpinan  dan kewirausahaan terhadap tantangan masa Kini dan Masa Depan, seperti hadirnya IKN” tutup Siti Qomariah.

Warta Kaltim @-2022- Sarif


 

WARTA TERKAIT

WARTA UPDATE

« »