NEWS:

  • Jasa Raharja Raih Penghargaan Kapolri atas Dukungan terhadap Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 dan Operasi Lilin Nataru 2025
  • Dari Kaltim ke Panggung Nasional, Prof. Rahmawati Resmi Jadi Pengurus Pusat IKAL Lemhannas RI
  • Ngobrol Keselamatan Lalu Lintas Bareng Komunitas, Jasa Raharja dan Korlantas Proaktif Respons Cepat Kecelakaan
  • Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, KKI Kaltim Perkuat Sinergi Strategis dengan BPS Kaltim
  • KKI Kutai Timur, Gerakan Baru dari Daerah untuk Menata Masa Depan Kependudukan Kalimantan Timur

BALIKPAPAN -Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur Sarifudin Pertegas Perubahan Analog Ke Digital menyebabkan Banyaknya Chanel TV sehingga akan cenderung persaingan kurang sehar, ingtkan peran pengawasan harus di tingkatkan. hal ini disampaikan ketika Menjadi Narasumber Sosialisasi TV Digital"Talkshow INDONESIA GOES TO DIGITAL". Kegiatan diselnggarakan Kementerian Kominfo RI berkerjasama dengan KPID Kaltim. Kamis 25 Oktober 2018 di Novotel Balikpapan
 
Dalam kegiatan ini menghadirkan paparan langsung mengenai teknologi tv digital oleh Sakuda Yosihiro dari JICA EXPERT Jepang.
Selain itu dalam sosialisasi juga digelar talkshow INDONESIA GOES TO DIGITAL, dengan narasumber Sukamto Kepala Sub Dit Penyiaran, Kominfo, Diddy Rusdiansyah, Kepala Diskominfo Kaltim, Sarifudin Ketua KPID Kaltim, dan Deddy Risnanto selaku General Manager coorporate secretary Kompas TV.
Peserta undangan terdiri dari Diskominfo Kab/ Kota di Kalimantan Timur,  Komisi Penyiaran Indonesia, Lembaga Penyiaran di Indonesia dan Mahasiswa dari sejumlah Universitas di Samarinda dan Balikpapan. 
Warta Kaltim @2018-AR

WARTA TERKAIT

WARTA UPDATE

« »