NEWS:

  • Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Nusa Indah: UNMUL Laksanakan Edukasi Desain Kemasan dan Digital Marketing Produk Olahan Kelor
  • Jasa Raharja dan Korlantas Polri Dorong Masyarakat Tertib Berlalu Lintas lewat Acara Retrospeksi Korban Kecelakaan Lalu Lintas
  • 13 PTN ternama di Indonesia tercatat dalam Research Integrity Risk Index dengan tingkat risiko integritas riset memprihatinkan, ini tanggapan Wamen Stella
  • Wamen Stella Tegaskan Riset sebagai Motor Pertumbuhan Ekonomi
  • Awali Rangkaian Pengabdian, Tim Dosen Unmul Beri Penyuluhan Gizi dan Nilai Tambah Ikan Lele di Kampung KB Gema Kencana

BALIKPAPAN -Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur Sarifudin Pertegas Perubahan Analog Ke Digital menyebabkan Banyaknya Chanel TV sehingga akan cenderung persaingan kurang sehar, ingtkan peran pengawasan harus di tingkatkan. hal ini disampaikan ketika Menjadi Narasumber Sosialisasi TV Digital"Talkshow INDONESIA GOES TO DIGITAL". Kegiatan diselnggarakan Kementerian Kominfo RI berkerjasama dengan KPID Kaltim. Kamis 25 Oktober 2018 di Novotel Balikpapan
 
Dalam kegiatan ini menghadirkan paparan langsung mengenai teknologi tv digital oleh Sakuda Yosihiro dari JICA EXPERT Jepang.
Selain itu dalam sosialisasi juga digelar talkshow INDONESIA GOES TO DIGITAL, dengan narasumber Sukamto Kepala Sub Dit Penyiaran, Kominfo, Diddy Rusdiansyah, Kepala Diskominfo Kaltim, Sarifudin Ketua KPID Kaltim, dan Deddy Risnanto selaku General Manager coorporate secretary Kompas TV.
Peserta undangan terdiri dari Diskominfo Kab/ Kota di Kalimantan Timur,  Komisi Penyiaran Indonesia, Lembaga Penyiaran di Indonesia dan Mahasiswa dari sejumlah Universitas di Samarinda dan Balikpapan. 
Warta Kaltim @2018-AR

WARTA TERKAIT

WARTA UPDATE

« »