NEWS:

  • Peneliti FEB Unmul Bedah Dampak SAK Enititas Privat:  Transparansi dan Modernisasi Koperasi di Kecamatan Longikis, Kabupaten Paser
  • PKBI Kaltim Gelar Syukuran 68 Tahun Berdiri: Gelorakan Semangat Kerelawanan, Kepeloporan, Kemandirian
  • Esselon II dan III Pemprov Kaltim di Rombak Rudy Mas’ud. Ini Daftar Jajaran Eselon Pejabat Baru yang Dilantik
  • Sinergi Akademisi dan Vokasi: Dosen FEB UNMUL Kawal Tata Kelola Blud SMK 3 Berau
  • Hasil Inovasi Akademisi Unmul Sensory Branding Melalui Minyak Atsiri Resmi di Launching di Hotel Mesra Internasional

01092022 Cholifihani

Samarinda-  Muhammad Cholifihani menjelaskan provinsi Kalimantan Timur akan mengalami Bonus Demografi yang lama dan penting untuk melakukan Pendidikan dan Pelatihan Penduduk Usia Produktif agar bisa Bersaing. Disampaikan  dalam Acara Sosialisasi Analisis Profil Penduduk dan Focus Group Disscussion (FGD) Analisis Tematik Kependudukan Kalimantan Timur yang digelar Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur. Acara dilaksanakan pada Hotel Mecure Samarinda, Kamis 1 September 2022

“Saat ini Provinsi Kalimantan Timur sedang mengalami Bonus demografi, hingga setidaknya tahun 2040 dimana Depedensy Ratio tahun 2040 Mencapai angka 50,2 %”, Papar Cholifihani.

“ Pemindahan IKN akan menarik Migrasi masuk dengan didominasi usia produktif, jumlah usia produktif di perkirakan akan bertambah dan berpotensi akan memperpanjang bonus Demografi Kalimantan Timur”

“ Namun, Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) penduduk usia produktif harus diberikan perhatian khusus agar penduduk produktif ini dapat diserap kepasar kerja dan tidak kalah saing dengan pendatang”

“Perpanjangan bonus demografi memberikan tambahan waktu untuk merencanakan pembangunan penduduk lansiakarena pekerja usia produktif dalam jumlah banyak, akan perlahan-lahan memasuki usia lanjut usia” Ujar Cholifihani.

FGD menghadirkan tiga pemantik diskusi (1) DR. Muhammad Cholifihani, SE.,MA- Bappenas RI, Topik : Manfaat Proyeksi Hasil SP2020 Terhadap Perencanaan Pembangunan IKN. (2) Prof. Dr. Erny Rochaida, MSI dari IPADI Kaltim, Topik: Situasi Kependudukan Kaltim- Implementasi Terhadap Penduduk dan Pembangunan Ekonomi Wilayah (3) DR. Rachmad Budi Suharto, SE.,M.Si – Dosen FEB Unmul, Topik : Migrasi Penduduk Usia Produktif, Tinjauan Kependudukan Terhadap Pemindahan IKN. 

Acara dimulai dengan Sambutan dari (1)Dr. dr. Meliana Hidayat sebagai Assisten Representative UNFPA Indonesia, (2) Yusniar Juliana Kepala badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur dan (3) DR. Ali Said, MA Direktur Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan Badan Pusat Statistik Sekaligus Membuka Acara.

Kepesertaan terdiri dari Tim Gubernur Untuk Pengawalan Percepatan Pembangunan (TGUPP) Prov Kaltim, BAPPEDA Kaltim, Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan  dan Perlindungan Anak(DKP3A) Prov. Kaltim, Tim Transisi Pendukung Persiapan Pembangunan dan Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN), Koalisi Kependudukan Indonesia Prov. Kaltim, Perwakilan BKKBN Prov. Kaltim dan instansi terkait kependudukan.

Warta Kaltim @2022-Sarif


 

WARTA TERKAIT

WARTA UPDATE

« »