SAMARINDA – Prodi Pembangunan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman (Fisip Unmul) mengadakan Kuliah Tamu menghadirkan Parwito, S.Sos Supervisor CSR Ekonomi Kreatif PT. Kutai Energi bahas mengenai Strategi Menumbuhkan Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat. Kegiatan dibuka Wakil Dekan Bidang Akademik Fisip Unmul Dr. Rina Juwita, S.IP, MHRIR di Ruang Serbaguna Fisp Unmul, Samarinda. Kamis, 13/03/2025.
Rina Juwita Wakil Dekan Fisip Unmul saat memberikan sambutan menjelaskan bahwa pemberdayaan masyarakat menjadi kunci perusahaan ekstraktif (perusahaan mengelola Sumber Daya Alam) untuk kebermanfaat perusahaan.
Wakil Dekan Bidang Akademik Fisip Unmul Dr. Rina Juwita, S.IP, MHRIR “PT. Kutai Energi yang telah membuka peluang untuk mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa) dan Magang, nantinya dapat memberi ruang mahasiswa Fisip Unmul” imbau Rina Juwita
Sedangkan Koordinator Program Studi Pembangunan Sosial A. Ismail Lukman, S.Pd, M.A mengharapkan Program Pemberdayaan Masyarakat PT. Kutai Energi agar lebih produktif dan dapat Membagikan Ilmu dan Keahlian kepada Mahasiswa.
“Program Pemberdayaan Masyarakat PT. Kutai Energi agar lebih produktif.” Tuturnya
Baca Juga :Mahasiswa Fisip Unmul Hadirkan PT. MHU Bahas Pemberdayaan Masyarakat
“Mahasiswa Universitas Mulawarman diharapkan dapat menggali ilmu sebanyak-banyaknya dari pemateri Kuliah Tamu pada hari ini dan dapat mengaplikasikan ilmu-ilmu tersebut dikemudian hari.”
Lanjut Parwito selaku Supervisor di awal materinya menyampaikan tentang pengalaman berorganisasi saat kuliah berdampak hingga sekarang.
“Sebaiknya mahasiswa aktif dalam berorganisasi karena itu merupakan salah satu cara untuk mengenal banyak orang dan agar terbiasa berkerjasama saat didunia kerja” Tutur Parwito
Parwito menjelaskan tentang tahapan pemberdayaan masyarakat mulai identifikasi masalah, gali potensi masyarakat, perencanaan progam, pelaksanaan progam, dan evaluasi program yang harus dilakukan oleh perusahaan tambang seluruh Indonesia agar pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan secara merata.
Selanjutnya Parwito menjelaskan perusahaan ini melakukan pemberdayaan masyarakat sehingga kegiatan itu dapat merata dan menguntungkan untuk masyarakat sekitar.
Parwito juga menjelaskan bagaimana tantangan dan cara mengatasi yang terjadi pada program pemberdayaan masyarakat terutama bagimana menumbuhkan partisipasi masyarakat.
Dengan adanya pemaparan materi tersebut menjadi gambaran sekaligus contoh nyata dalam pemberdayaan masyarakat, diharapkan mahasiswa sebagai penerus masa depan mampu mempelajari materi yang telah diberikan dan juga menerapkan berbagai ilmu dalam proses pemberdayaan masyarakat tersebut dalam kehidupan saat ini ataupun di dalam dunia kerja nanti.
Peserta kegiatan merupakan dosen dan mahasiswa Program Studi Pembangunan Sosial Fisip Unmul.
Warta Kaltim @2025- Imelda Mahasiswa Pembangunan Sosial Fisip Unmul.