NEWS:

  • Dorong UMK Naik Kelas, PT Pupuk Kaltim dan FEB UNMUL Gelar Workshop Literasi Keuangan
  • Karhutla di Bukit Soeharto, Pusrehut Unmul Perkuat Pengawasan
  • BUMDes Payang Sejahtera Perkuat Ekonomi Desa melalui Kemitraan dan CSR PT MHU
  • JICA Jepang dan Unmul Dorong UMKM Bangun Kesadaran Bisnis yang Berkelanjutan
  • Kolaborasi Pusat Kajian IKN dan SDGs Unmul Dengan JICA Dalam Penguatan Business Registration SDGs bagi UMKM Kaltim

Samarinda - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Timur menilai kualitas penyiaran di daerahnya cukup baik. KPID berharap kualitas itu dapat lebih baik lagi dengan upaya literasi dan pemahaman pada masyarakat. 

Lembaga penyiaran, baik televisi maupun radio, harus  memberikan program yang menarik dan diminati publik. Salah satu upaya KPID untuk meningkatkan kualitas siaran itu dengan menyelenggarakan Workshop Peningkatan Profesionalisme SDM Penyiaran di Samarinda, pekan ini.

Ketua KPID Kaltim Syarifudin, usai acara pembukaan workshop peningkatan SDM penyiaran mengatakan, kualitas penyiaran di Kaltim saat ini sudah cukup baik, hanya saja perlu ada peningkatan sumber daya manusianya. “Lembaga penyiaran ini adalah industri program yang membutuhkan kreativitas,” katanya Selasa (25/9/2018) lalu.

Menurut Syarifudin, kreativitas dapat ditingkat dengan upaya pengembangan SDM penyiaran. Dia yakin awak media penyiaran di Kalimantan Timur sudah kreatif, karena jika tidak pasti tidak ada penonton atau pendengar.

Dia menegaskan, KPID Kaltim terus mengawal dan mengawasi isi siaran lembaga penyiaran. Pengawasan ini bagian yang tidak terpisahkan dengan peningkatan konten yang baik, manfaat dan menarik.

Warta Kaltim @2024-AR

WARTA TERKAIT

WARTA UPDATE

« »