NEWS:

  • Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti, Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik
  • Sinergi Teori dan Fakta: Mahasiswa Pembangunan Sosial Unmul Kunjungi BKKBN Kaltim
  • Harwan Muldidarmawan Paparkan Peran Compliance dan Ethics sebagai Kunci Keberlanjutan Organisasi di Universitas Gadjah Mada
  • Kementerian Kebudayaan Jajaki Kolaborasi dengan Danantara dan Jasa Raharja Hadirkan Museum Film di Kota Tua Jakarta
  • Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026

Cikampek – Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menghadiri kegiatan Flag Off pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way nasional yang dilaksanakan  oleh  Korps  Lalu Lintas (Korlantas) Polri di Gerbang Tol Cikampek Utama, Rabu (18/3).

Pemberlakuan one way nasional dilakukan mulai dari KM 70 Cikampek hingga KM 414 Kalikangkung sebagai langkah strategis untuk mengurai kepadatan kendaraan pada  puncak  arus  mudik  Lebaran  2026.  Kebijakan  ini  merupakan  bagian  dari skenario   manajemen   lalu   lintas   terpadu   yang   diterapkan   guna   memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar.

Sebelum Flag Off Oneway Nasional, Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol. Faizal bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Dirut Jasa Raharja Muhammad Awaluddin,   dan   Kapolda   Jawa   Barat,   turut   menyapa   para   pemudik   serta membagikan bingkisan.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa Jasa Raharja mendukung penuh kebijakan rekayasa lalu lintas nasional sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan keselamatan transportasi.

“Jasa Raharja terus berkomitmen untuk hadir dalam setiap upaya peningkatan keselamatan transportasi, termasuk melalui dukungan terhadap kebijakan rekayasa lalu lintas seperti one way nasional. Kami berharap dengan sinergi seluruh stakeholder, arus mudik tahun ini dapat berjalan lebih lancar, aman, dan berkeselamatan,” ujar Awaluddin.

WKT 2 Flag Off One Way NasionalIa menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan perlindungan optimal bagi masyarakat selama periode mudik. “Kolaborasi antara Korlantas, Kementerian Perhubungan, operator jalan tol, dan Jasa Raharja menjadi faktor penting dalam memastikan perlindungan menyeluruh bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara dalam sambutannya, Menteri Perhubungan menyampaikan bahwa penerapan   kebijakan   ini   merupakan   bentuk   kehadiran   pemerintah   dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Secara resmi kita memberlakukan one way nasional dari KM 70 hingga KM 414. Ini adalah upaya untuk memastikan perjalanan mudik masyarakat berjalan lebih lancar dan aman,” ujarnya.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi, menegaskan kesiapan jajarannya dalam mengawal pelaksanaan kebijakan one way nasional, khususnya di wilayah Jawa Barat yang menjadi jalur utama arus mudik. “Kami akan memastikan seluruh kendaraan  yang  melalui  ruas  Jawa  Barat  dapat  berjalan  dengan  aman  hingga sampai ke tujuan,” katanya.

Polda Jawa Barat juga telah menyiagakan personel di berbagai titik strategis, termasuk jalur tol dan arteri, guna memastikan kelancaran arus kendaraan selama kebijakan one way nasional berlangsung. Melalui sinergi tersebut, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar, tertib, dan berkeselamatan, sekaligus mempertegas kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Warta Kaltim @2025

WARTA TERKAIT

WARTA UPDATE

« »