NEWS:

  • Peneliti FEB Unmul Bedah Dampak SAK Enititas Privat:  Transparansi dan Modernisasi Koperasi di Kecamatan Longikis, Kabupaten Paser
  • PKBI Kaltim Gelar Syukuran 68 Tahun Berdiri: Gelorakan Semangat Kerelawanan, Kepeloporan, Kemandirian
  • Esselon II dan III Pemprov Kaltim di Rombak Rudy Mas’ud. Ini Daftar Jajaran Eselon Pejabat Baru yang Dilantik
  • Sinergi Akademisi dan Vokasi: Dosen FEB UNMUL Kawal Tata Kelola Blud SMK 3 Berau
  • Hasil Inovasi Akademisi Unmul Sensory Branding Melalui Minyak Atsiri Resmi di Launching di Hotel Mesra Internasional

Sejarah Mahakam UluSebutan Mahakam Ulu sebagai sebuah konstruksi sosial yang sedang diperjuangkan, memiliki akar sejarah panjang.

Muncul pertama kali dalam kaitan penataan wilayah administratif oleh Hindia Belanda terhadap Kesultanan Kutai, yaitu menyusul berlakunya Decentralisatie Wet 1903, maka pada 1905 dalam Kesultanan Kutai dibentuk dua wilayah administratif yaitu Hulu Mahakam dengan pusat pemerintahan di Long Iram, dan daerah Vierkante Pall dengan pusat pemerintahan di Samarinda.

Tahun 1930, wilayah Kesultanan Kutai dipecah lagi menjadi 4 Onderafdeeling, yakni Zuid Kutai berkedudukan di Balikpapan, Oost Kutai berkedudukan di Samarinda, West Kutai berkedudukan di Tenggarong dan Boven Mahakam berkedudukan di Long Iram.

Era kemerdekaan pada tahun 1946, wilayah Kesultanan Kutai dibagi dalam 2 Kepatihan yaitu Kutai Barat dan Kutai Tengah. Saat berlaku UU 27/1959, Kutai ditata ke dalam 3 Dati II, yakni Kotapraja Balikpapan, Dati II Kutai, dan Kotapraja Samarinda.

—Era reformasi, saat berlaku UU 22/1999, kabupaten Dati II Kutai Kartanegara dimekarkan jadi 4 wilayah administratif yaitu kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Kutai Barat, dan Kota Bontang. Wilayah eks-Onderafdeeling Boven Mahakam menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Kutai Barat. Wilayah eks-Onderafdeeling Boven Mahakam yang sempat terbagi dalam 2 kecamatan, yaitu Long Iram dan Long Pahangai, belakangan dimekarkan menjadi 5 kecamatan yaitu Long Hubung, Laham,Long Bagun, Long Pahangai dan Long Apari.

Kabupaten Mahakam Ulu dibagi menjadi 5 kecamatan[3], dan 50 kelurahan/desa antara lain:

  • Long Apari
  • Long Apari
  • Long Kerioq
  • Long Pananeh I
  • Long Pananeh II
  • Long Pananeh III
  • Naha Buan
  • Naha Silat
  • Naha Tifab
  • Tiong Bu’u
  • Tiong Ohang
  • Long Pahangai
  • Datah Naha
  • Delang Kerohong
  • Lirung Ubing
  • Liu Mulang
  • Long Pahangai I
  • Long Pahangai II
  • Long Isun
  • Long Lunuk
  • Long Lunuk Baru
  • Long Pakaq
  • Long Pakaq Baru
  • Long Tuyoq
  • Naha Aruq
  • Long Bagun
  • Batoq Kelo
  • Batu Majang
  • Long Bagun Ilir
  • Long Bagun Ulu
  • Long Hurai
  • Long Melaham
  • Long Merah
  • Memahak Ilir
  • Memahak Ulu
  • Rukun Damai
  • Ujoh Bilang
  • Long Hubung
  • Datah Bilang Baru
  • Datah Bilang Ilir
  • Datah Bilang Ulu
  • Long Hubung
  • Lutan
  • Mata Libaq
  • Memahak Teboq
  • Sirau
  • Tri Pariq Makmur
  • Wana Pariq
  • Laham
  • Danum Paroy
  • Laham
  • Long Gelawang
  • Nyaribungan
  • Muara Ratah

Sumber: Sejarah Mahulu. https://prokopim.mahakamulukab.go.id/sejarah-mahulu. Dikases 09 Juli 2023

WARTA TERKAIT

WARTA UPDATE